Pastikan Kemudi dan Setir Stabil
parttimesocial – Kemudi berfungsi sebagai penghubung utama antara pengemudi dan arah laju kendaraan. Melalui setir, pengemudi dapat mengendalikan pergerakan roda depan sesuai kebutuhan.
Ciri-Ciri Kemudi dan Setir Tidak Stabil
Beberapa tanda umum kemudi bermasalah antara lain setir terasa bergetar saat kecepatan tertentu, setir berat atau terlalu ringan, serta kendaraan cenderung menarik ke kiri atau kanan.
Selain itu, setir yang tidak kembali ke posisi semula setelah berbelok juga menjadi indikasi adanya gangguan pada sistem kemudi atau kaki-kaki kendaraan.
Penyebab Umum Kemudi Tidak Stabil
Ketidakstabilan kemudi dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satu penyebab paling umum adalah tekanan angin ban yang tidak sesuai atau kondisi ban yang sudah aus.
Selain itu, masalah pada sistem suspensi, tie rod, ball joint, rack steer, hingga bearing roda juga dapat memengaruhi kestabilan setir.
Pengaruh Kondisi Ban terhadap Kemudi
Ban merupakan komponen yang langsung bersentuhan dengan permukaan jalan. Ban yang aus tidak merata, benjol, atau tekanannya tidak sesuai dapat menyebabkan getaran dan tarikan pada setir.
Oleh karena itu, memeriksa kondisi dan tekanan ban secara rutin sangat penting untuk menjaga kemudi tetap stabil.
Peran Spooring dan Balancing
Spooring dan balancing berfungsi menjaga keselarasan roda serta keseimbangan putaran ban. Jika spooring dan balancing tidak tepat, setir dapat terasa bergetar dan kendaraan sulit dikendalikan.