Hindari menginjak gas berlebihan saat pertama dijalankan
parttimesocial – Kebiasaan ini tampak sepele, bahkan mungkin sudah menjadi refleks ketika mobil ingin segera melaju kencang.
Mengapa Tidak Boleh Menginjak Gas Dalam Saat Mesin Baru Menyala?
1. Oli Butuh Waktu untuk Bersirkulasi dengan Baik
Saat mesin dimatikan, oli mesin akan turun kembali ke bak oli. Ketika Anda menyalakan mesin.
Jika Anda langsung menginjak gas secara agresif sebelum oli naik dengan sempurna.
-
keausan lebih cepat
-
goresan mikro pada dinding silinder
-
mesin bekerja lebih keras dari seharusnya
Dengan kata lain, injakan gas berlebihan pada kondisi ini mempercepat penurunan kualitas mesin dan umur pakainya.
2. Komponen Mesin Belum Mencapai Suhu Operasional Ideal
Mesin memiliki suhu operasional optimal. Pada saat pertama kali menyala, mesin masih berada pada suhu dingin.
-
pembakaran belum efisien
-
gesekan lebih tinggi
-
respon mesin lebih lambat
Akibatnya
-
konsumsi BBM meningkat
-
suara mesin menjadi kasar
-
komponen lebih cepat aus
3. Sistem Pembakaran Belum Stabil
Saat mesin baru menyala, sistem pembakaran membutuhkan waktu untuk menyesuaikan suplai udara, bahan bakar, dan timing pengapian.
-
knocking (ngelitik)
-
getaran berlebih
-
respon throttle tidak stabil
4. Berisiko Merusak Komponen Turbo (Jika Mobil Berturbo)
Mobil yang menggunakan turbocharger sangat sensitif pada kondisi dingin. Turbo berputar sangat cepat—hingga ratusan ribu rpm.
-
keausan turbo
-
turbo bocor oli