Perhatikan Indikator Peringatan di Dashboard Kunci Keselamatan
parttimesocial – Dashboard kendaraan bukan sekadar panel penunjuk kecepatan dan bahan bakar. Di balik desainnya yang modern dan penuh simbol.
Fungsi Indikator Peringatan di Dashboard
Indikator peringatan dirancang untuk memberi informasi secara visual kepada pengemudi tentang kondisi sistem kendaraan.
Fungsi utama indikator dashboard antara lain:
-
Memberi peringatan dini sebelum kerusakan bertambah parah
-
Menjaga keselamatan pengemudi dan penumpang
-
Membantu pengemudi mengambil tindakan cepat dan tepat
-
Mengurangi risiko mogok atau kecelakaan di jalan
1. Indikator Berwarna Merah
Warna merah menandakan kondisi serius dan berbahaya. Jika indikator merah menyala.
Contoh indikator merah:
-
Tekanan oli mesin
-
Suhu mesin terlalu panas (overheat)
-
Sistem rem bermasalah
-
Aki atau sistem pengisian daya
2. Indikator Berwarna Kuning atau Oranye
Warna kuning atau oranye menandakan peringatan atau gangguan ringan hingga sedang. Kendaraan masih bisa digunakan, tetapi perlu segera diperiksa.
Contoh indikator kuning:
-
Check engine
-
Tekanan ban rendah
-
ABS
-
Sistem kontrol traksi
Indikator ini sebaiknya tidak ditunda terlalu lama untuk diperiksa.
3. Indikator Berwarna Hijau atau Biru
Indikator hijau atau biru biasanya bersifat informatif dan bukan peringatan bahaya.
Contoh indikator hijau/biru:
-
Lampu sein
-
Lampu jauh
-
Cruise control aktif
Indikator ini hanya menunjukkan fitur kendaraan sedang digunakan.